arrow_back Kembali ke Berita

TANAMKAN EMPATI SEJAK DINI, KKN UNISNU SUKSES RANGKUL 180 SISWA SDN BATUKALI LEWAT EDUKASI STOP BULLYING

Dipublikasikan pada 14 Agustus 2026•record_voice_overSumber / Narasumber: KepSek SDN Batukali
progress_activityMemuat...
TANAMKAN EMPATI SEJAK DINI, KKN UNISNU SUKSES RANGKUL 180 SISWA SDN BATUKALI LEWAT EDUKASI STOP BULLYING

BATUKALI, JEPARA – Kekerasan fisik maupun verbal (perundungan/bullying) di lingkungan sekolah dasar menjadi perhatian serius bagi banyak pihak. Merespons kekhawatiran tersebut, Tim KKN Kelompok Batukali UNISNU Jepara menggelar safari edukasi bertajuk "Sosialisasi Stop Perundungan di Sekolah" yang bertempat di SDN Batukali pada hari Jumat (14/8).

Kegiatan yang dikoordinatori oleh mahasiswa KKN, Luluk Sofwatul Muna dan Diah Ayu Kurnia Sari, ini berhasil menarik partisipasi luar biasa dari sekitar 180 siswa-siswi, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 SD.

Materi yang disampaikan dirancang secara interaktif dan ramah anak. Para siswa diedukasi secara komprehensif mengenai definisi perundungan, ragam jenisnya (mulai dari kekerasan fisik, verbal, pengucilan sosial, hingga cyberbullying), serta dampak traumatik secara fisik dan mental yang dirasakan oleh korban. Lebih dari sekadar teori, mahasiswa KKN juga mempraktikkan cara melindungi diri, langkah berani melapor kepada guru, serta bagaimana cara bertindak membela teman yang sedang dirundung.

Suasana sosialisasi berlangsung sangat hidup dan penuh emosi. Anak-anak tampak sangat antusias, bahkan beberapa di antara mereka secara berani maju ke depan kelas untuk menceritakan pengalaman pribadinya yang pernah menjadi korban perundungan oleh teman sejawatnya. Momen haru ini direspons cepat oleh Tim KKN dengan memfasilitasi rekonsiliasi dan mediasi langsung, sehingga hubungan pertemanan anak-anak tersebut berhasil membaik kembali.

Keberhasilan mahasiswa KKN dalam merangkul sisi psikologis anak-anak ini mendapat apresiasi hangat dari Kepala SDN Batukali.

"Alhamdulillah sudah mau melaksanakan sosialisasi di sekolah ini. Walaupun setiap hari sudah ada nasehat dari bapak dan ibu guru, pasti pendekatannya beda kalau yang menasihati kakak-kakak mahasiswa. Harapannya semoga anak-anak antusias dan benar-benar menjalankan apa yang sudah disampaikan dari tim KKN," ungkap Ibu Kepala Sekolah.

Melalui kegiatan pendampingan dan edukasi intensif ini, KKN Kelompok Batukali UNISNU Jepara berharap SDN Batukali dapat terus menjadi lembaga pendidikan yang inklusif, ramah anak, dan seratus persen terbebas dari rantai budaya bullying.

Bagikan artikel ini:
WhatsAppTelegramFacebookLinkedIn
TANAMKAN EMPATI SEJAK DINI, KKN UNISNU SUKSES RANGKUL 180 SISWA SDN BATUKALI LEWAT EDUKASI STOP BULLYING | Berita KKN Batukali