arrow_back Kembali ke Berita

BENTENGI KELUARGA DARI HOAKS DAN BAHAYA MEDSOS, KKN UNISNU GELAR LITERASI DIGITAL BERSAMA FATAYAT NU BATUKALI

Dipublikasikan pada 21 Agustus 2026•record_voice_overSumber / Narasumber: Ketua Fatayat - Ranting Desa Batukali
progress_activityMemuat...
BENTENGI KELUARGA DARI HOAKS DAN BAHAYA MEDSOS, KKN UNISNU GELAR LITERASI DIGITAL BERSAMA FATAYAT NU BATUKALI

BATUKALI, JEPARA – Arus informasi di media sosial yang semakin tak terbendung memunculkan kekhawatiran tersendiri bagi para orang tua, khususnya kaum ibu. Menjawab keresahan tersebut, Tim KKN Kelompok Batukali UNISNU Jepara menggelar program "Sosialisasi Literasi Digital" yang menyasar ibu-ibu organisasi Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Desa Batukali, pada Minggu (16/8) sore.

Bertempat di kediaman Ibu Ipit, salah satu anggota Fatayat, acara yang berlangsung dari pukul 16.00 hingga 17.30 WIB ini dihadiri oleh sekitar 30 peserta. Dua mahasiswa KKN yang bertindak sebagai pemateri, Tri Ihwan Khasan dan Khalimatus Sa'diyah, membawakan materi yang sangat dekat dengan realitas keseharian ibu rumah tangga.

Fokus utama pemaparan berkisar pada strategi melindungi keluarga dari dampak negatif dunia maya. Para peserta diajak untuk cerdas membedakan berita asli dan hoaks yang marak beredar di grup WhatsApp, serta dibekali tips menghindari modus penipuan berbasis scam. Selain itu, mahasiswa KKN juga menyoroti pentingnya pengawasan orang tua terhadap konten tontonan anak di platform YouTube dan TikTok, hingga edukasi mengenai bahaya anak-anak yang sembarangan melakukan transaksi belanja online dengan sistem Cash on Delivery (COD).

Tingginya relevansi materi dengan kehidupan keluarga membuat puluhan ibu Fatayat yang hadir tampak sangat antusias dan memperhatikan dengan saksama.

Tri Ihwan Khasan, selaku pemateri, menegaskan bahwa peran seorang ibu sangat vital di era digital. "Dengan adanya pemaparan literasi digital ini, kami berharap ibu-ibu Fatayat mampu menjadi garda terdepan sekaligus benteng perlindungan bagi keluarga, khususnya dalam mengawasi aktivitas anak di lingkup sosial media dan sejenisnya," tegas Hasan.

Respons positif juga datang dari Ketua Fatayat NU Ranting Batukali. Ia menilai kegiatan ini sangat membuka wawasan para ibu yang selama ini kebingungan menghadapi perilaku anak yang kecanduan gadget.

"Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik KKN UNISNU. Materinya sangat pas dengan yang kami butuhkan sekarang. Apalagi soal modus penipuan online dan sistem COD yang sering menjebak anak-anak. Ilmu ini pasti akan langsung kami terapkan di rumah masing-masing demi masa depan anak-anak kami," ungkap Ketua Fatayat.

Meskipun durasi pemaparan materi dirasa kurang maksimal akibat keterbatasan waktu acara, sosialisasi ini terbilang sangat sukses dan tepat sasaran. Melalui kegiatan kolaborasi ini, Tim KKN Kelompok Batukali - UNISNU berharap tingkat kecakapan digital (literasi digital) masyarakat Desa Batukali, khususnya kalangan ibu, dapat semakin meningkat sehingga tercipta ekosistem keluarga yang cerdas dan tangguh di era teknologi.

Bagikan artikel ini:
WhatsAppTelegramFacebookLinkedIn